Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Lamunan Sebelum Tidur #1

Sebelum tidur 6 September 2026.  Dulu, saya pernah menonton pertunjukan di tanah lapang milik warga. Tidak ada tribun, tidak ada kursi yang disusun rapi, dan tidak ada batas yang tegas antara panggung dan penonton. Kami duduk seadanya, mungkin di tikar, mungkin di tanah, mungkin berdiri di bagian belakang. Penontonnya tidak terlalu banyak, tetapi kehadiran pertunjukan tetap terasa. Ia hadir di tengah lapangan, di antara rumah-rumah warga, suara percakapan, anak-anak yang berlarian, dan orang-orang yang datang tanpa banyak persiapan. Tanah lapang itu bukan gedung pertunjukan. Ia tidak dirancang untuk menjadi panggung. Justru karena tidak dirancang itulah ruang tersebut terasa hidup. Pertunjukan tidak mengambil alih ruang; ia menumpang sebentar pada kehidupan yang sudah berlangsung di sana. Saya kemudian teringat Saparan. Saya membayangkan orang-orang keluar dari rumah membawa tumpeng, ingkung, dan hasil bumi. Mereka berjalan melalui jalan desa, berkumpul di tanah lapang, menuju pend...